Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

6 Agustus 2011

Aku seperti ditelanjangi matahari sore. Memanggilku menenggak kemenangan diriku. Hangatnya memberiku keyakinan untuk berani merasakan kebanggaan itu. Sehingga mampu bersabda, wanita bukan menyerahkan jalan hidupnya kepada pria manapun. Namun melayani. Menjadi manusia yang tau cara menikmati hidup, melepaskan setiap waktu yang berharga membiarkannya menguap melihatnya berlalu lambat. Menjadi manusia yang mampu mengikat sinar matahari, merangkainya untuk layak menjadi tiara diatas kepalanya. Ideal, atau pencapain. Itu tasbihnya. Walaupun ak tidak yakin itu layak dikatakan seperti itu. Atas nama matahari sore yang menerangi sawah jawa. Dewi Sri yang memberi makan kita.